Flowers Tumblr Themes

Text Post Wed, Sep. 17, 2014 1 note

PEREMPUAN

Perempuan

Duhai..
Siapakah kau ini.. ??
Jika jadi anak, ia adalah bidadari kecil ayah bunda
Permata yang siang malam dijaga keduanya
Jika jadi pasangan, ia adalah kesenangan terindah
Surga untuk pasangannya di dunia.
Jika jadi orang tua, waaaaah..
Surga itu telah berpindah di telapak kakinya
Ia bawa kemana-mana.
Nabi pun membilangnya sebagai tiang
Tatkala kehidupan adalah bangunan.

Ya, engkaulah tiang itu.
Engkaulah perempuan.
“Perempuan adalah tiang negara.
Jika perempuan baik, baiklah negaranya.
Jika perempuan rusak, hancurlah negaranya”

Engkaulah tiang dalam bangunan rumah tanggamu
Engkau sandaran bagi dinding, pintu, atap dan jendela
Nabi selalu benar memilih istilah kata
Karena di rumahmu semua urusan kepadamu bertumpu.
Maka, sebagai tiang kau harus kuat tak tergoyahkan
Sebagai sandaran kokohmu adalah karang di lautan
Tidak rentan diterjang angin dan badai

“tapi aku tak sekuat itu…”, katamu..
“aku tak berdaya menghadapi kebrutalan dunia ini”
“zaman semakin menggerusku, bebannya melumatku hingga luluh”
“aku begitu lemah, aku tertindas, aku teraniaya..”, katamu pula

Tunggu, wahai perempuan..
Kau lupa..
Ada ALLAH dalam hidupmu
Yang siap Menanggung segala keluh
Ada ALLAH dalam harimu,
Sumber kekuatan yang penuh
Ada ALLAH dalam hatimu,
Jika kau serahkan padaNYA segala sesuatu
Ia akan Menjaganya hingga utuh..

Maka..
Dalam tiap gerimis kesedihan
Hanyutkan dirimu dalam dzikir panjang malammu

Dalam tiap kerikil tajam di jalanan
Benamkan wajahmu dalam sujud kepasrahan

Dalam tiap duka yang menyapa
Hanyutkan air matamu dalam sungai KasihNYA

Dalam tiap nestapa
Larutkan pahit air matamu dalam manis CintaNYA

Dan dalam tiap kelabu langitmu..
Panggillah NamaNYA..
ALLAH.. ALLAH..
Dan tunggulah..
Hingga Ia Merubah mendungmu menjadi pelangi warna-warni..

- Ustazah Halimah al-`Aydrus (SUMBER: https://nanijournal.wordpress.com/2013/01/)






Quote Post Tue, Sep. 16, 2014 76 notes

“Siapapun presidennya, kita akan terus sekarat jika kau tidak melakukan sesuatu untuk mengubah kondisi bangsamu—dengan tanganmu, pikiranmu dan keringatmu sendiri.”


(via herricahyadi)

(via zarahumaira)





Photo Post Tue, Sep. 16, 2014 3,126 notes

kaylapocalypse:

thebestoffandoms:

the smell of books

That font tho

kaylapocalypse:

thebestoffandoms:

the smell of books

That font tho

(via langleav)




Quote Post Tue, Sep. 16, 2014 82 notes

“Jika orientasi akhiratmu terputus dari segala aktivitas—sekalipun ibadah, yakinlah itu semua menjadi permainan dan senda gurau semata.”


Belajar, bekerja, membaca, naik gunung, bahkan perbuatan baik haruslah berorientasi akhirat (ditujukan untuk keridhoan Allah). (via herricahyadi)

(via zarahumaira)






Link Post Tue, Sep. 16, 2014 10 notes

Love is a verb so does the feeling of gratefulness

zarahumaira:

Every time i looked back how Allah saved me from my darkness, from where i was before i feel like dreaming. Can u imagine your life changed like 270 degrees? I cant say it changes me for 360 degrees because i still have this battle inside me which i think its a lifelong struggle. ( Allah,…




Photo Post Tue, Sep. 16, 2014 3,706 notes

(Source: muslimahbyheart, via zarahumaira)




Harapan buat pemuda pemudi syurga

Sudah dua minggu, pelajar Ijazah mendaftar di universiti. Masuk minggu ketiga. Masih belum terlewat untuk kami mengucapkan Ahlan wasahlan buat putera puteri, pemuda pemudi harapan Islam ke medan yang subur dengan tarbiyyah.

Alhamdulillah.

Universiti. Adalah tempat yang indah yang mungkin hanya tinggal menjadi mimpi bagi sesetengah orang yang menjadi realiti bagi sesetengah yang lain. Tiga, empat tahun di universiti ini adalah waktu terpenting yang terbaik sebagai seorang pemuda untuk membina potensi diri dan menentukan siapakah seorang mahasiswa itu akan menjadi pada akhir kehidupannya. Namun kehidupan di universiti tidak menjanjikan bulan dan bintang, ia sesungguhnya adalah medan peperangan, tempat bersilat-silat antara yang baik dan jahat.

Universiti haruslah memberi harapan bahawa mahasiswa yang lahir daripadanya nanti akan menjadi sumber manusia yang berkualiti dan berfikir.

Jika dia bakal menjadi doktor dia merawat penyakit umat.

Jika nanti dia tentera dia mempertahankan keselamatan rakyat.

Jika esok dia menjadi pengurus dia dan pentadbir dia amanah dan efisien.

Jika dia bakal Enjiniar dia mampu mengubah kehidupan umat manusia menjadi lebih baik.

Kita ingin mahasiswa yang lahir daripada universiti adalah mahasiswa yang baik akhlaknya, terdidik jiwanya, serta mampu berbakti kepada masyarakat. Kita tidak ingin bunga harapan umat ini terbantut pemikirannya, keliru antara kerja-kerja kecil dan manfaat-manfaat besar.

Seorang yang diharapkan akan merawat umat ini, tidak mungkin hanya mengulang rutin 3Knya (baca: Kelas, Kafe, Katil). Seorang yang bakal menjadi benteng pertahanan negara tidak mungkin mengisi hidupnya dengan perkara yang sia-sia. Bakal pentadbir yang soleh, akan engurus masa dan kehidupannya dengan seimbang. Seorang pengubah kehidupan umat, akan selalu melatih dirinya supaya fokus dengan matlamat dan berusaha memperbaiki diri, serta mengajak orang lain.

Berakhlak, Mendidik, Berbakti.







Photo Post Sun, Aug. 31, 2014 1,478 notes

(Source: weheartit.com, via kushandwizdom)







Photo Post Sat, Aug. 30, 2014 6 notes

ashleecraft:

/spaceebound | via Tumblr on We Heart It.

ashleecraft:

/spaceebound | via Tumblr on We Heart It.

(via intanaya)




Photo Post Thu, Aug. 28, 2014 62 notes

aminudinmurad:

اليأس من الناس حرية، و الأمل في الله حياة
Memutus asa terhadap manusia adalah kemerdekaan; menyambung harap kepada Allah adalah kehidupan.
- Salim A. Fillah | @salimafillah

aminudinmurad:

اليأس من الناس حرية، و الأمل في الله حياة

Memutus asa terhadap manusia adalah kemerdekaan;
menyambung harap kepada Allah adalah kehidupan.

- Salim A. Fillah | @salimafillah

(via supermansbestfriend)



1/263 older »